Apel Jumat Pagi, Kades Umumkan Bantuan Rp300 Juta untuk Desa Tematik dan Agenda Senam Jantung Sehat
Desa Sakra Selatan, Lombok Timur – Mengawali aktivitas pemerintahan di akhir pekan, Pemerintah Desa Sakra Selatan menyelenggarakan apel rutin pada Jumat, 17 April 2026. Bertempat di lapangan Kantor Desa Sakra Selatan, apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa, Lalu Burhan, http://Amd.Kep., selaku pembina apel dan diikuti oleh seluruh unsur perangkat desa beserta staf.
Dalam amanatnya, Lalu Burhan, http://Amd.Kep. membuka apel dengan menyampaikan kabar gembira yang diperoleh saat menghadiri pertemuan di Mataram beberapa waktu lalu. Desa Sakra Selatan secara resmi ditetapkan sebagai penerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam kategori Desa Tematik. Atas capaian tersebut, Desa Sakra Selatan akan menerima bantuan anggaran senilai Rp300 juta. Bantuan ini diarahkan untuk tiga fokus pembangunan prioritas, yaitu penguatan ketahanan pangan, pengembangan potensi pariwisata desa, serta program kelestarian lingkungan hidup.
Kepala Desa menjelaskan bahwa status Desa Tematik merupakan bentuk apresiasi atas inovasi dan kesiapan pemerintah desa dalam merancang program pembangunan yang terintegrasi. Untuk bidang ketahanan pangan, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kelompok tani, pengembangan lumbung pangan, dan diversifikasi komoditas lokal. Sementara pada sektor pariwisata, Pemerintah Desa berencana menata destinasi unggulan desa sekaligus mendorong keterlibatan UMKM sebagai penyedia jasa dan produk pendukung wisata. Adapun pada aspek lingkungan, program akan diarahkan pada penghijauan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, dan konservasi sumber daya air.
Selain menyampaikan kabar terkait bantuan provinsi, Lalu Burhan, http://Amd.Kep. juga mengingatkan seluruh jajaran mengenai agenda rutin kesehatan masyarakat. Memasuki Minggu ke-3 bulan April, Pemerintah Desa Sakra Selatan bersama Puskesmas dan kader kesehatan akan kembali menggelar Senam Jantung Sehat. Kegiatan tersebut akan dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan khusus bagi warga yang terindikasi menderita Diabetes Mellitus (DM) dan Hipertensi (HT). Ia mengimbau perangkat desa dan kepala wilayah untuk membantu menginformasikan kegiatan tersebut kepada warga di masing-masing dusun agar tingkat partisipasi masyarakat semakin tinggi.
Di akhir arahannya, Kepala Desa kembali menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama pelayanan publik. Menurutnya, capaian pembangunan, sekecil apapun, tidak akan berdampak optimal apabila tidak diiringi dengan disiplin aparatur dalam bekerja. Disiplin waktu, disiplin administrasi, serta disiplin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi budaya kerja yang melekat di lingkungan Pemerintah Desa Sakra Selatan. “Bantuan Rp300 juta ini adalah amanah. Mari kita kelola dengan disiplin dan tanggung jawab, supaya manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Apel Jumat pagi tersebut berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama. Usai apel, beberapa perangkat desa langsung menggelar diskusi awal terkait penyusunan rencana kerja penggunaan dana Desa Tematik agar pelaksanaannya tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Dengan adanya tambahan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Desa Sakra Selatan optimistis dapat mempercepat realisasi program prioritas desa. Sinergi antara pembangunan fisik, penguatan ekonomi lokal, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat diharapkan mampu mendorong Desa Sakra Selatan menjadi desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.