Warga Antusias Ikuti Skrining DM dan Hipertensi di Aula Kantor Desa Sakra Selatan
Desa Sakra Selatan, Lombok Timur – Upaya deteksi dini dan pengendalian penyakit tidak menular terus digencarkan oleh Pemerintah Desa Sakra Selatan bersama Puskesmas Sakra Selatan. Pada hari Jumat, 17 April 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Sakra Selatan, digelar kegiatan pemeriksaan kesehatan khusus bagi warga yang terindikasi menderita Diabetes Mellitus (DM) dan Hipertensi (HT).
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat minggu ke-3 bulan April ini disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pukul 08.30 WITA, warga dari berbagai dusun di Desa Sakra Selatan mulai berdatangan untuk mengikuti skrining kesehatan. Meja registrasi yang dikelola oleh kader kesehatan desa tampak dipadati warga yang melakukan pendaftaran, mengisi lembar skrining faktor risiko, serta menunggu giliran pemeriksaan.
Petugas kesehatan dari Puskesmas Sakra Selatan memberikan pelayanan secara menyeluruh dan sistematis. Rangkaian pemeriksaan dimulai dengan pengukuran tekanan darah untuk mendeteksi hipertensi, pemeriksaan gula darah sewaktu dan gula darah puasa bagi warga yang dianjurkan, pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT), serta pengukuran lingkar perut sebagai indikator risiko sindrom metabolik. Setiap hasil pemeriksaan dicatat dalam kartu kendali yang selanjutnya diserahkan kepada warga sebagai bahan pemantauan mandiri di rumah.
Tidak hanya melakukan pemeriksaan, petugas Puskesmas juga memberikan arahan dan edukasi kesehatan secara langsung kepada warga. Materi penyuluhan yang disampaikan meliputi pentingnya pola makan gizi seimbang dengan membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak, urgensi aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, bahaya merokok terhadap peningkatan risiko komplikasi DM dan HT, serta kepatuhan minum obat bagi warga yang sudah terdiagnosis. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, menunjukkan tingginya kesadaran warga untuk memahami kondisi kesehatannya.
Kepala Puskesmas Sakra Selatan melalui perwakilan yang hadir menjelaskan bahwa kegiatan skrining rutin ini merupakan bagian dari implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di tingkat desa. Menurutnya, deteksi dini menjadi kunci utama dalam mencegah komplikasi berat seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung yang sering kali diawali dari DM dan HT yang tidak terkontrol. “Lebih baik mencegah daripada mengobati. Dengan mengetahui status kesehatan sejak awal, warga bisa segera mengubah gaya hidup dan rutin kontrol,” jelasnya.
Pemerintah Desa Sakra Selatan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dengan menyediakan Aula Kantor Desa sebagai lokasi pelaksanaan serta memfasilitasi mobilisasi warga melalui peran kepala wilayah dan kader. Kepala Desa Sakra Selatan, Lalu Burhan, http://Amd.Kep., yang memantau jalannya kegiatan, mengapresiasi kolaborasi antara Puskesmas, kader kesehatan, dan partisipasi aktif warga. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak warga yang berisiko.
Berdasarkan data sementara dari petugas, tercatat lada beberapa warga mengikuti pemeriksaan pada kegiatan kali ini. Dari jumlah tersebut, ditemukan sejumlah warga dengan tekanan darah tinggi dan kadar gula darah di atas ambang normal yang sebelumnya belum menyadari kondisinya. Warga yang terindikasi DM dan HT langsung diberikan konseling lanjutan dan dirujuk ke Puskesmas Sakra Selatan untuk pemeriksaan lebih mendalam serta memperoleh penanganan sesuai standar medis.
Kegiatan ditutup pada pukul 12.00 WITA dengan pembagian leaflet “Isi Piringku” dan jadwal senam rutin Desa Sakra Selatan sebagai tindak lanjut ajakan untuk hidup lebih aktif. Pemerintah desa bersama Puskesmas berkomitmen untuk terus memperkuat upaya promotif dan preventif, mengingat DM dan Hipertensi merupakan dua penyakit tidak menular dengan prevalensi tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Sakra Selatan.
Melalui konsistensi pelaksanaan skrining dan edukasi kesehatan, diharapkan derajat kesehatan masyarakat Desa Sakra Selatan terus meningkat. Kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara berkala, menjaga pola hidup sehat, dan patuh terhadap pengobatan menjadi investasi jangka panjang demi mewujudkan masyarakat desa yang produktif dan berkualitas.