Kades Lalu Burhan Pimpin Apel Rutin: Fokuskan Koordinasi TPK, Percepatan PTSL, Tindak Lanjut GHPR, dan Penguatan Disiplin Aparatur
Desa Sakra Selatan, Lombok Timur – Pemerintah Desa Sakra Selatan kembali menggelar apel rutin pada Rabu, 22 April 2026 di lapangan Kantor Desa. Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Desa Sakra Selatan Lalu Burhan, A.Md.Kep. memimpin langsung jalannya kegiatan yang diikuti oleh seluruh perangkat desa dan staf. Apel pagi ini menjadi forum konsolidasi penting untuk menyamakan langkah seluruh jajaran pemerintah desa dalam menghadapi sejumlah agenda strategis.
Kegiatan dimulai tepat pukul 07.30 WITA dengan laporan komandan apel kepada pembina apel. Setelah penghormatan umum dan pembacaan teks Pancasila, Kepala Desa mengambil alih untuk menyampaikan amanat. Mengawali arahannya, Lalu Burhan menekankan urgensi koordinasi Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan seluruh seksi terkait. Menurutnya, koordinasi yang solid menjadi kunci utama kelancaran proses audit yang sedang dan akan berlangsung. “Saya minta TPK segera melengkapi seluruh dokumen pendukung, berkoordinasi dengan Kaur Keuangan dan Sekretaris Desa. Jangan bekerja sendiri-sendiri. Audit bukan untuk mencari kesalahan, tapi memastikan akuntabilitas kita kepada masyarakat,” tegasnya. Ia mengingatkan bahwa transparansi dan tertib administrasi merupakan wujud tanggung jawab pemerintah desa dalam mengelola dana publik.
Poin kedua yang disampaikan adalah perkembangan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Kepala Desa menginformasikan bahwa kegiatan pengukuran bidang tanah oleh tim dari BPN bersama Panitia PTSL Desa masih terus berjalan sesuai jadwal. Beberapa dusun telah rampung diukur, sementara dusun lainnya akan menyusul secara bertahap. Lalu Burhan meminta para Kepala Wilayah untuk proaktif mendampingi warga, memastikan patok batas telah terpasang, dan membantu kelengkapan berkas persyaratan seperti KTP, KK, SPPT PBB, serta alas hak. “Jangan sampai ada warga yang haknya tertunda karena kurang informasi atau kurang pendampingan dari kita. PTSL ini kesempatan emas untuk memberikan kepastian hukum atas tanah masyarakat,” ujarnya.
Selanjutnya, pembina apel menyampaikan hasil pertemuan koordinasi dengan Puskesmas Sakra terkait tindak lanjut kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Desa Sakra Selatan. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Desa dan Puskesmas telah menyepakati langkah Gerakan Terpadu Penanggulangan Rabies (GENTING). Langkah tersebut mencakup pemantauan korban, memastikan ketersediaan Vaksin Anti Rabies (VAR), pemetaan keberadaan anjing liar, serta sosialisasi masif tentang pencegahan rabies dan pertolongan pertama pada gigitan. “Saya instruksikan kepada seluruh Kawil dan Ketua RT untuk membantu menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada warga. Jika ada laporan anjing liar agresif atau ada warga yang digigit, segera tangani sesuai SOP dan laporkan ke Puskesmas. Kita tidak boleh lengah,” katanya dengan nada serius.
Menutup amanatnya, Lalu Burhan kembali menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan bersama. Ia menegaskan bahwa disiplin waktu, disiplin kerja, dan disiplin dalam berpakaian dinas merupakan cerminan profesionalisme aparatur desa. Kedisiplinan tersebut berbanding lurus dengan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. “Pelayanan yang cepat, tepat, dan ramah hanya bisa lahir dari aparatur yang disiplin. Mari kita jaga nama baik Pemerintah Desa Sakra Selatan dengan menunjukkan kinerja terbaik. Warga butuh kita hadir dan melayani, bukan sebaliknya,” pesannya.
Selain menyampaikan empat arahan utama tersebut, Kepala Desa juga mengajak seluruh peserta apel untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan komunikasi lintas seksi. Ia berharap setiap kendala di lapangan dapat diselesaikan secara berjenjang dan cepat agar tidak menghambat pelayanan publik.
Apel rutin ditutup pada pukul 08.15 WITA dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu staf, memohon kelancaran seluruh program desa, kesehatan bagi aparatur, serta keselamatan bagi seluruh warga Desa Sakra Selatan. Usai apel, Kepala Desa langsung menggelar rapat koordinasi terbatas dengan TPK dan Ketua Panitia PTSL untuk memastikan tindak lanjut arahan yang telah disampaikan.
Melalui apel rutin yang konsisten ini, Pemerintah Desa Sakra Selatan berupaya membangun budaya kerja yang akuntabel, responsif, dan berorientasi pada pelayanan. Sinergi antara TPK, Panitia PTSL, Puskesmas, dan seluruh perangkat desa menjadi modal utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik serta menjamin keamanan dan kesejahteraan masyarakat Desa Sakra Selatan.