Awali Pekan Kerja, Kades Sakra Selatan Pimpin Apel Rutin: Siapkan Sampel PTSL Dusun Gelenter, Umumkan Pembukaan Irigasi Jalan Baru, Agendakan Musyawarah Kamis, dan Kuatkan Disiplin Aparatur
Desa Sakra Selatan, Lombok Timur – Memulai aktivitas pekan terakhir April 2026, Pemerintah Desa Sakra Selatan menggelar apel rutin pada Senin, 27 April 2026 di lapangan Kantor Desa. Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sakra Selatan, Lalu Burhan, A.Md.Kep., yang bertindak sebagai pembina apel. Seluruh perangkat desa dan staf hadir dengan sikap siap, menjadikan apel sebagai forum konsolidasi awal pekan untuk menyatukan persepsi dan mempercepat eksekusi program prioritas desa.
Kegiatan apel dimulai pukul 07.30 WITA. Setelah laporan komandan apel dan penghormatan kepada pembina apel, Lalu Burhan menyampaikan sejumlah informasi dan arahan strategis kepada peserta apel. Mengawali amanatnya, Kepala Desa menginformasikan agenda penting yang akan berlangsung hari ini, Senin, 27 April 2026, yaitu pemeriksaan sampel hasil pengukuran Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di wilayah Dusun Gelenter. Pemeriksaan tersebut akan dilakukan langsung oleh petugas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lombok Timur. “Saya minta Ketua dan anggota Panitia PTSL Desa, Kepala Wilayah Dusun Gelenter, serta tim lapangan untuk stand by di lokasi. Siapkan peta bidang, berita acara, daftar nominatif, dan patok batas sesuai arahan BPN. Pastikan warga pemilik bidang sampel juga hadir agar proses verifikasi berjalan lancar,” tegasnya. Ia menekankan bahwa pemeriksaan sampel ini menjadi indikator kualitas pengukuran PTSL di Desa Sakra Selatan. Jika sampel dinyatakan sesuai prosedur, maka proses sertifikasi tahap berikutnya dapat dipercepat untuk seluruh bidang yang telah diukur.
Poin kedua yang disampaikan berkaitan dengan infrastruktur pertanian. Kepala Desa mengumumkan rencana pembukaan saluran irigasi di ruas jalan baru, tepatnya jalan penghubung antara Kubur Cine Dusun Dewe Serung dengan Bare Seket Dusun Kemalik Jaran. Pembukaan saluran ini merupakan tindak lanjut dari usulan kelompok tani dan hasil koordinasi dengan Dinas PUPR serta P3A. “Saluran ini vital untuk memperlancar distribusi air ke areal persawahan di dua dusun. Saya minta Kasi Kesejahteraan dan Kaur Perencanaan untuk segera berkoordinasi dengan P3A dan tokoh tani setempat. Jadwalkan pengerjaan, hitung kebutuhan material dan tenaga, serta pastikan tidak mengganggu akses warga yang melintas,” ujarnya. Lalu Burhan menambahkan, keberadaan irigasi yang berfungsi baik akan mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Desa Sakra Selatan, terutama menjelang musim tanam kedua.
Selanjutnya, pembina apel mengingatkan seluruh perangkat desa tentang agenda musyawarah desa yang akan digelar pada hari Kamis pekan ini. Meskipun detail materi musyawarah akan disampaikan melalui undangan resmi, Kepala Desa meminta agar seluruh Kaur dan Kasi mulai menyiapkan bahan dan data dukung sesuai bidang masing-masing. “Musyawarah adalah ruang kita mengambil keputusan bersama. Saya tidak ingin kita datang hanya membawa masalah tanpa solusi. Siapkan data, siapkan alternatif, supaya musyawarah Kamis nanti produktif dan menghasilkan keputusan yang bisa langsung dieksekusi,” katanya. Ia juga mengimbau para Kepala Wilayah untuk mulai menjaring aspirasi warga di dusun masing-masing agar dibawa dalam forum musyawarah.
Menutup amanatnya, Lalu Burhan kembali menggarisbawahi pentingnya kedisiplinan sebagai budaya kerja Pemerintah Desa Sakra Selatan. Disiplin yang dimaksud mencakup disiplin waktu saat apel dan jam kantor, disiplin menyelesaikan tugas sesuai target kinerja, disiplin dalam berpakaian dinas, serta disiplin menjaga etika pelayanan. Menurutnya, kedisiplinan aparatur merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan publik. “Warga menilai kita bukan dari kata-kata, tapi dari konsistensi kita hadir, kerja, dan melayani. Kalau kita disiplin, warga akan nyaman mengurus keperluan di kantor desa. Kalau kita kendor, wibawa pemerintah desa yang hilang. Mari jaga bersama,” pesannya dengan nada tegas namun membangkitkan semangat.
Apel rutin Senin pagi ini ditutup pukul 08.00 WITA dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh salah satu staf. Doa dipanjatkan untuk kelancaran pemeriksaan sampel PTSL oleh BPN, kelancaran rencana pembukaan saluran irigasi, kesuksesan musyawarah desa hari Kamis, serta untuk kesehatan dan keselamatan seluruh aparatur dan warga Desa Sakra Selatan. Usai apel, Kepala Desa langsung menggelar briefing singkat dengan Panitia PTSL dan Kasi Kesejahteraan untuk memastikan tindak lanjut dua agenda prioritas hari ini.
Melalui apel rutin awal pekan ini, Pemerintah Desa Sakra Selatan menunjukkan ritme kerja yang terukur dan responsif. Mulai dari percepatan legalitas tanah warga lewat PTSL, perbaikan infrastruktur irigasi untuk pertanian, penguatan partisipasi lewat musyawarah desa, hingga penegakan disiplin pelayanan, semua diarahkan pada satu tujuan: menghadirkan pemerintahan desa yang hadir, bekerja, dan melayani. Sinergi antara pemerintah desa, BPN, P3A, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci terwujudnya Desa Sakra Selatan yang tertib, produktif, dan sejahtera.