Kepala Desa Sakra Selatan Tandatangani Perjanjian Kerja Sama P3-TGAI 2026 di Mataram
Program Kementerian PUPR Dorong Peningkatan Tata Guna Air Irigasi dan Kesejahteraan Petani
Mataram, 23 Juni 2026 – Komitmen memperkuat infrastruktur irigasi tingkat desa kembali ditegaskan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Pakta Integritas Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang digelar Selasa, 23 Juni 2026 di Mataram.
Kegiatan strategis yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I ini dihadiri oleh para kepala desa penerima program se-Nusa Tenggara Barat. Kepala Desa Sakra Selatan, Lalu Burhan, http://A.Md.Kep, hadir langsung mewakili Pemerintah Desa Sakra Selatan dalam forum tersebut.
Dalam kesempatan itu, Desa Sakra Selatan dinyatakan sebagai salah satu desa yang lolos verifikasi dan ditetapkan menerima program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026. Program ini merupakan salah satu upaya Kementerian PUPR untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui perbaikan, rehabilitasi, atau peningkatan jaringan irigasi tersier yang dilaksanakan secara partisipatif berbasis masyarakat.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan panitia, pengarahan dari Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, hingga puncak kegiatan yaitu penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Pakta Integritas oleh masing-masing kepala desa penerima program bersama Pejabat Pembuat Komitmen. Penandatanganan tersebut menjadi landasan hukum dan komitmen moral bagi pemerintah desa untuk melaksanakan program secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Dalam arahannya, pihak Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I menekankan bahwa P3-TGAI tidak hanya bertujuan memperbaiki saluran irigasi, tetapi juga mendorong pemberdayaan petani pemakai air melalui kelompok P3A atau GP3A. Prinsip swakelola dan padat karya menjadi ciri utama program ini sehingga manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan masyarakat desa.
Kepala Desa Sakra Selatan, Lalu Burhan, http://A.Md.Kep, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya. “Alhamdulillah, Desa Sakra Selatan termasuk salah satu desa yang mendapatkan program P3-TGAI tahun ini. Ini adalah amanah besar yang harus kami jaga. Kami berkomitmen melaksanakan pembangunan irigasi tersier sesuai petunjuk teknis, melibatkan penuh kelompok P3A, dan memastikan hasilnya meningkatkan produktivitas lahan pertanian warga,” ujarnya seusai penandatanganan.
Ia menambahkan, kondisi jaringan irigasi tersier di beberapa titik wilayah persawahan Desa Sakra Selatan memang memerlukan perbaikan untuk mengurangi kehilangan air dan memperluas areal tanam. Dengan adanya program P3-TGAI, diharapkan distribusi air irigasi menjadi lebih efisien, indeks pertanaman meningkat, dan kesejahteraan petani dapat terangkat.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Sakra Selatan yang nantinya akan menjadi pelaksana teknis di lapangan. Setelah penandatanganan PKS, tahapan selanjutnya adalah sosialisasi tingkat desa, pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan, survei, penyusunan Rencana Anggaran Biaya, dan pelaksanaan konstruksi yang seluruhnya akan diawasi bersama oleh pendamping teknis dari Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026 menargetkan peningkatan kinerja layanan irigasi pada ribuan hektare lahan pertanian di NTB. Dengan masuknya Desa Sakra Selatan sebagai penerima manfaat, Pemerintah Desa menargetkan perbaikan saluran sepanjang ratusan meter yang mengairi hamparan sawah di Dusun Bagek Periduk, Penede Daye, dan wilayah sekitarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penegasan kembali komitmen anti korupsi melalui pembacaan Pakta Integritas. Seluruh kepala desa penerima program menyatakan siap melaksanakan pembangunan dengan mengedepankan prinsip transparansi, partisipatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama ini, Pemerintah Desa Sakra Selatan akan segera menyusun langkah percepatan agar program P3-TGAI 2026 dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan serta peningkatan ekonomi masyarakat tani di Desa Sakra Selatan.