Apel Rutin Awal Juli, Pemdes Sakra Selatan Padukan Empati, Inovasi, dan Disiplin Pelayanan
Kades Lalu Burhan Sampaikan Duka Cita, Resmikan Digitalisasi Absensi, dan Tegaskan Kedisiplinan Aparatur
Sakra Selatan, 1 Juli 2026 – Memasuki bulan Juli, Pemerintah Desa Sakra Selatan kembali mengawali aktivitas dengan penuh semangat melalui pelaksanaan Apel Rutin. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 1 Juli 2026, di Lapangan Kantor Desa Sakra Selatan ini menjadi wadah konsolidasi seluruh aparatur untuk memulai pekan kerja dengan fokus dan arah yang jelas.
Apel yang berlangsung tertib dan khidmat tersebut diikuti oleh seluruh jajaran perangkat desa dan staf. Bertindak sebagai Pembina Apel adalah Kepala Desa Sakra Selatan, Lalu Burhan, A.Md.Kep. Turut hadir Sekretaris Desa, para Kepala Seksi, Kepala Urusan, serta seluruh staf pelaksana.
Berbeda dari apel sebelumnya, amanat kali ini mengangkat empat poin penting yang mencerminkan kepedulian sosial, komitmen modernisasi, serta penguatan tata kelola pemerintahan desa.
*1. Menyampaikan Berita Duka Cita untuk Warga Dusun Penede*
Membuka amanatnya, Kepala Desa terlebih dahulu menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu warga di Dusun Penede. Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh aparatur, beliau menyampaikan belasungkawa dan doa terbaik.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Mari kita sejenak mendoakan almarhum/almarhumah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Pemerintah Desa juga akan hadir dan berkoordinasi dengan Kawil setempat untuk memastikan keluarga mendapat perhatian yang layak,” ucap Lalu Burhan dengan nada haru.
Momen ini menjadi pengingat bahwa tugas pemerintah desa tidak hanya administratif, tetapi juga hadir secara sosial dan emosional di tengah masyarakat.
*2. Resmikan Penggunaan Absensi Digital Fingerprint dan Pemasangan CCTV*
Masuk pada agenda utama, Kepala Desa secara resmi menginformasikan dimulainya penggunaan sistem *Absensi Digital Fingerprint* bagi seluruh aparatur desa. Penerapan teknologi ini diharapkan menjadi instrumen untuk menegakkan kedisiplinan waktu kerja dan meningkatkan akuntabilitas.
“Fingerprint bukan untuk mengawasi, tetapi untuk membudayakan disiplin. Dengan data yang akurat, kita bisa evaluasi dan memperbaiki diri. Tujuannya satu, menunjang pelayanan kepada warga Desa Sakra Selatan agar semakin cepat, tepat, dan profesional,” tegasnya.
Selain itu, beliau juga menyampaikan progres *pemasangan CCTV* di lingkungan Kantor Desa. Kehadiran CCTV disebutnya sebagai langkah preventif dan penguatan keamanan, baik untuk melindungi aset desa maupun menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang datang mengurus administrasi.
Kedua inovasi ini merupakan bagian dari transformasi digital di level desa, untuk mewujudkan tata kelola yang transparan dan modern.
*3. Menyambut Mahasiswa KKN dan Menyiapkan Rapat dengan RT serta Linmas*
Dalam arahannya, Kepala Desa juga menginformasikan bahwa pada siang hari ini Desa Sakra Selatan akan menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Beliau meminta seluruh perangkat dan Kepala Wilayah untuk menyambut, memberikan orientasi wilayah, serta melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Selanjutnya, beliau mengumumkan akan digelar *Rapat Koordinasi bersama Ketua RT dan Anggota Linmas* pada hari Kamis, 2 Juli 2026. Rapat tersebut akan membahas penguatan peran RT sebagai garda terdepan pelayanan, serta kesiapan Linmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di setiap dusun.
*4. Penekanan Kembali: Disiplin adalah Fondasi Pelayanan*
Menutup amanat, Kepala Desa kembali menggarisbawahi pentingnya menjaga kedisiplinan secara kolektif. Menurutnya, di tengah berbagai inovasi yang dilakukan, kedisiplinan tetap menjadi kunci utama.
“Mari kita jaga kedisiplinan bersama. Disiplin datang tepat waktu, disiplin bekerja, dan yang paling penting disiplin melayani warga dengan senyum, ramah, dan solusi. Karena wajah pemerintah ada pada kita. Jika kita disiplin, insya Allah pelayanan kepada masyarakat Desa Sakra Selatan akan semakin baik,” pesannya.
Apel ditutup dengan pembacaan doa dan penghormatan terakhir kepada peserta. Seluruh aparatur kemudian kembali ke pos tugas masing-masing untuk mengimplementasikan seluruh arahan yang telah disampaikan.
Dengan memadukan empati sosial, langkah digitalisasi, dan komitmen kedisiplinan, Pemerintah Desa Sakra Selatan menunjukkan keseriusannya dalam membangun birokrasi yang humanis, modern, dan berorientasi pada pelayanan.